Blog, bukan Facebook atau Twitter

logo facebook

Bagi banyak anak muda, kepemilikan akun situs jejaring sosial menjadi ukuran melek atau tidaknya seseorang dengan dunia maya.

Namun untuk mengukur keseriusan aktifitas mereka, ukurannya bukan pada punya Facebook atau Twitter, melainkan sebuah blog.
Aktifitas seseorang di blog memang dianggap lebih serius dari pada status di Facebook atau Twitter. Banyak orang yang rajin meng-update status mereka di kedua situs tersebut setiap hari. Namun banyak yang hanya berisi curahan perasaan atau sesuatu yang sulit dipertanggungjawabkan. Inilah salah satu alasan bagi mereka yang punya hobi tertentu untuk tetap nge-blog, selain aktif di berbagai jejaring sosial.

”Saya sudah mulai nge-blog sejak kelas 1 SMA. Mulanya sih sekedar untuk curhat atau semacam online diary saja. Tapi sekarang sudah mulai serius,” kata Nenden Sekar Arum N, seorang mahasiswi Jurusan Komunikasi UMS.

Bagi Nenden, keseriusannya dalam dunia blogging tak lepas dari minatnya yang besar terhadap dunia tulis menulis. Sejak masuk bangku kuliah, dirinya mengikuti unit kegiatan pers kampus di LPM Pabelan. Isi blog-nya pun semakin serius karena bukan lagi sebagai buku harian, melainkan berisi artikel-artikel yang pernah dipublikasikannya di koran kampus.

Domain gratis dari WordPress pun menjadi pilihannya untuk lebih serius dalam dunia blogging. Kini halaman jeruk.co.nr yang dimilikinya sudah lumayan banyak didatangi pengunjung. Menurutnya, blog-nya sudah kedatangan sekitar 15.000 pengunjung sejak kali pertama dibuat 2008 lalu. ”Pokoknya kalau pas rajin nulis ya posting. Tapi belum ada minat untuk membuatnya jadi komersial,” ujar anggota Komunitas Blogger Bengawan ini.

Hal yang sama diungkapkan oleh Yuli Ardika Prihatama. Mahasiswa FKIP Fisika UNS ini mengaku menggunakan blognya untuk memposting berbagai lagu. Karena kesukaannya terhadap lagu-lagu nasyid, maka ada banyak dari lirik-lirik nasyid bisa ditemukan di blognya. ”Saya juga pasang berbagai url dari lagu-lagu itu dan bisa di-download secara gratis,” katanya.

Namun seperti umumnya para blogger pemula, Ardika memang belum mengarahkan blognya terhadap satu tema tertentu. Selain posting lagu, blognya juga banyak berisi artikel-artikel umum berikut tugas kuliah yang pernah dibuatnya. Walaupun begitu, dia tengah merencanakan blog yang lebih serius, yaitu fokus terhadap metode pembelajaran fisika. ”Ini masih baru, jadinya isinya masih belum bisa fokus,” katanya.

Belum komersil
Walaupun banyak blogger muda yang belum fokus, namun ada sudah mencoba menggunakan blognya untuk mendukung hobinya. Adalah Rinurhadi, mahasiswa semester VI Teknik Informatika Unsa, yang mulai merintis blog seriusnya sejak enam bulan lalu. Berawal dari hobinya membuat desain grafis, dia memajang karyanya di sebuah blog. Bahkan tak sekedar membuat blog, dia sudah membuat situs webnya sendiri yang beralamat di http://www.designgratis.com.

”Di situs itu saya menawarkan jasa pembuatan desain banner, sampul dan lainnya secara gratis. Tapi khusus buat UKM (usaha kecil menengah-red),” kata Rinurhadi pekan lalu.

Dalam enam bulan, situsnya sudah kebanjiran pengunjung. Dari statistik di webnya, jumlah kunjungan rata-rata bisa mencapai 30 pengunjung setiap harinya. Dari banyaknya kunjungan itulah dia mendapatkan empat hingga lima order desain setiap hari. ”Tapi itu pada awalnya, sekarang sudah lebih dari itu. Saya sendiri sudah mulai kewalahan,” ujarnya.

twitter

2 Tanggapan

  1. 4l4y mode:
    53m4n94t!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: