Belahan Dada Seronok Justru Hambat Karier Loh

Belahan Dada Seronok Justru Hambat Karier Loh

Ilustrasi wanita mengenakan pakaian belahan dada yang mengintip

 

Survei yang dilakukan atas 3.000 manajer dan supervisor ini terungkap bahwa lebih dari 50 persen bos mengabaikan peran belahan dada wanita yang “mengintip dunia”  dalam mempertimbangkan kenaikan gaji atau perbaikan karier. Bahkan para bos menilai hal itu adalah tindakan negatif.

TRIBUNNEWS.COM– Anggapan bahwa belahan dada yang menantang akan membuat bosnya tambah sayang ternyata keliru. Justru penampilan busana wanita yang menonjolkan belahan dada hingga hampir nampak payudaranya membuat bosnya berpikir ulang untuk menambah gaji atau menaikkan karier.

Survei yang dilakukan atas 3.000 manajer dan supervisor ini terungkap bahwa lebih dari 50 persen bos mengabaikan peran belahan dada wanita yang “mengintip dunia” dalam mempertimbangkan kenaikan gaji atau perbaikan karier. Bahkan para bos menilai hal itu adalah tindakan negatif.

Survei ini dilakukan di Inggris negara sekuler, dan terungkap bahwa belahan yang seronok justru mengganggu teman kerja dan mengurangi produktifitas. Bahkan 20 persen manajer malah memecat staff nya yang memiliki belahan dada seronok dan berpakaian tidak pantas.

Beberapa pilihan yang diajukan, sikap berpakaian apa saja yang tak disukai oleh para manajer, antara lain dipilih, bahwa penentu kebijakan perusahaan itu tak suka terhadap staff atau karyawan yang berkemeja tak diseterika. Staff yang memakai sandal jepit dan menunjukkan belahan dada seronok menduduki peringkat atas paling tak disukai para manajer.

Peter Jones, sang peneliti mengungkapkan, 80 persen bos menyertakan penilaian cara berpakaian yang rapi menjadi bahan pertimbangan dalam kenaikan karier.

Para manajer lebih menyukai staffnya yang pintar, berprestasi dan mengenakan pakaian rapi serta sopan. Merekalah yang memenuhi kualifikasi untuk dinaikkan karier serta salarynya, yang tentu saja produktivitas kerja tetap menjadi pertimbangan utama. (the sun)

 

sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: