Walah… Ternyata Markus Horison Sering ‘Curi’ Makanan Hotel

Walah... Ternyata Markus Horison Sering 'Curi' Makanan Hotel

Kiper Nomor satu Timnas Indonesia Markus Horison.

JAKARTA – Entah karena ketatnya pola makan yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl, membuat Markus Haris Maulana atau akrab disapa Markus Horison harus menambah makanan sendiri.

Kiper Timnas Merah Putih yang terkenal karena gerakan refleknya menghalau bola ke arah gawangnya, ternyata juga sigap memenuhi kebutuhan perutnya. 

Sumber Tribunnews.com yang juga karyawan Hotel Sultan, mengaku memergoki Markus pada Jumat (17/12/2010) pagi menyelinap ke dapur.

Tangan Markus yang gesit menangkap bola, saat itu gantian memegangi makanan. Tahu ada karyawan Hotel yang memergoki aksi cari makan di luar jatah yang sudah diatur pelatihnya, Markus sedikit grogi.

Padahal karyawan Hotel yang tidak ingin disebutkan namanya merasa tidak ada yang salah dengan tindakan mau pun sikapnya terhadap Markus.”Itu biasa di sini,” katanya kepada Tribunnews.

Sikap Markus berbeda saat ia tiba di Hotel Sultan, usai menjalani latihan bersama Timnas. Meski tidak mau meladeni wartawan, Markus memenuhi permintaan para suporter yang minta tandatangan atau foto bersama dengan senyum mengembang..

Saat dikonfirmasi perihal tingkah nakalnya mengisi perut itu, Markus enggan menjawab.

Suami Kiki Amalia itu mengaku tidak diperbolehkan meladeni wawancara di hotel.”Boleh (wawancara) kalau tadi di lapangan,” ujar Markus saat berjalan menuju loby Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (17/12/2010).

Dalam persiapan semifinal Piala AFF 2010, pemain Timnas Indonesia disuguhi menu khusus sesuai permintaan official timnas. Suharyono, Asisten Sales Manager Hotel Sultan, mengatakan salah satu pesan khusus official Timnas Indonesia terkait makanan adalah tidak terlalu mengandung banyak minyak.

“Misalnya sate ayam, itu kuah kacangnya encer. Kemudian buah juga dibatasi 500 miligram untuk setiap pemain,” tutur Suharyono saat ditemui di ruang PR Hotel Sultan.

Memasuki babak semifinal Piala AFF 2010, Timnas Indonesia mulai menginap di Hotel Sultan sejak 15 Desember lalu. Rencananya mereka akan tetap berada di hotel berbintang itu hingga 20 Desember.

“Tapi informasi terakhir yang saya terima, Timnas memperpanjang stay-nya hingga 24 Desember nanti,” tegasnya.

Walah… Ternyata Markus Horison Sering ‘Curi’ Makanan Hotel

Tribunnews.com – Sabtu, 18 Desember 2010 04:35 WIB
Walah... Ternyata Markus Horison Sering 'Curi' Makanan Hotel
Istimewa
Kiper Nomor satu Timnas Indonesia Markus Horison.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Entah karena ketatnya pola makan yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl, membuat Markus Haris Maulana atau akrab disapa Markus Horison harus menambah makanan sendiri.

Kiper Timnas Merah Putih yang terkenal karena gerakan refleknya menghalau bola ke arah gawangnya, ternyata juga sigap memenuhi kebutuhan perutnya.

Sumber Tribunnews.com yang juga karyawan Hotel Sultan, mengaku memergoki Markus pada Jumat (17/12/2010) pagi menyelinap ke dapur.

Tangan Markus yang gesit menangkap bola, saat itu gantian memegangi makanan. Tahu ada karyawan Hotel yang memergoki aksi cari makan di luar jatah yang sudah diatur pelatihnya, Markus sedikit grogi.

Padahal karyawan Hotel yang tidak ingin disebutkan namanya merasa tidak ada yang salah dengan tindakan mau pun sikapnya terhadap Markus.”Itu biasa di sini,” katanya kepada Tribunnews.

Sikap Markus berbeda saat ia tiba di Hotel Sultan, usai menjalani latihan bersama Timnas. Meski tidak mau meladeni wartawan, Markus memenuhi permintaan para suporter yang minta tandatangan atau foto bersama dengan senyum mengembang..

Saat dikonfirmasi perihal tingkah nakalnya mengisi perut itu, Markus enggan menjawab.

Suami Kiki Amalia itu mengaku tidak diperbolehkan meladeni wawancara di hotel.”Boleh (wawancara) kalau tadi di lapangan,” ujar Markus saat berjalan menuju loby Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (17/12/2010).

Dalam persiapan semifinal Piala AFF 2010, pemain Timnas Indonesia disuguhi menu khusus sesuai permintaan official timnas. Suharyono, Asisten Sales Manager Hotel Sultan, mengatakan salah satu pesan khusus official Timnas Indonesia terkait makanan adalah tidak terlalu mengandung banyak minyak.

“Misalnya sate ayam, itu kuah kacangnya encer. Kemudian buah juga dibatasi 500 miligram untuk setiap pemain,” tutur Suharyono saat ditemui di ruang PR Hotel Sultan.

Memasuki babak semifinal Piala AFF 2010, Timnas Indonesia mulai menginap di Hotel Sultan sejak 15 Desember lalu. Rencananya mereka akan tetap berada di hotel berbintang itu hingga 20 Desember.

“Tapi informasi terakhir yang saya terima, Timnas memperpanjang stay-nya hingga 24 Desember nanti,” tegasnya.

SUMBER

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: